Kartu ATM PKH Hilang, Duitnya Raib Siapa Yang Harus Tanggung Jawab..!!!

Kartu ATM PKH Hilang, Duitnya Raib Siapa Yang Harus Tanggung Jawab..!!!

Feb 21, 2020, February 21, 2020

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Program Keluarga Harapan (PKH)  merupakan salah satu program prioritas nasional dalam penanggulangan kemiskinan, di mana telah mampu melahirkan anak anak berprestasi, keluarga dengan kondisi kesehatan yang lebih baik dan keluarga sejahtera serta mandiri.

Lemahnya pengawasan penyaluran program PKH Di Kabupten Tangerang, berdampak  kepada Ibu Juni (45) ibu rumah tangga warga Kp. Kebon kelapa Rt 19/05 Desa pangarengan Kecamatan Rajeg, yang Kehilangan kartu ATM PKHnya yang di kumpulkan kepada ketua kelompoknya pada bulan Oktober 2019 lalu.

Juni mengatakan, kartu ATM nya hilang karena kartu tersebut di kolektip oleh ketua kelompok di wilayah tersebut, ia mengetahui kartunya hilang saat akan melakukan pencairan dana PKH tahap 4 di bulan oktober lalu.

Melihat dan mendengar dari  tetangganya yang sudah melakukan pengambilan dana PKH, Juni pun bergegas menanyakan kepada ketua kelompok kemudian Juni mendatangi kantor bank BRI di Rajeg, harapanya dana tersebut bisa di cairkan dengan membawa buku rekening, karena pada saat itu dirinya sangat membutuhkan dana tersebut untuk biaya anaknya sekolah, setelah tiba di bank dirinya pun tersentak kagat bahwa dan yang ada di buku tabungannya sudah  ada yang ngambil .

" iya,mas saya sedih dan sangat kaget kok kartu ATM hilang duitnya pun raib, siapa yang ngambil dan saya meminta kepada ketua kelompok ibu marhani atau ibu marni, tolong gantiin duit saya, kan ATM nya ibu yang pegang dan hilang  kalau hilang kok saya nanya lagi ke bank duitnya udah ada yang ambil kata pihak bank" keluh juni.

Menurut juni dirinya mulai mau melakukan pengambilan pada tanggal 4 okober 2019 di karenakan ATM hilang dirinya berusaha melakukan pengambilan dengan buku rekening akan tetapi pihak bank menolaknya dengan alasan KTP yang dia punya sudah mati dan harus di perbaruhi dirinya pun berusaha untuk membuat KTP baru berselang dua hari tepatnya tanggal sembilan oktober 2019 dirinya baru mengetahui ketika pihak bank mengatakan bahwa dana di rekeningnya sudah ada yang ngambil. kesal juni.

" Sejak ATM saya  tidak mendapatkan beras dari bulan oktober hingga saat ini karena kartu ATM saya hilang, seharusnya setiap satu bulan sekali saya dapat bantuan BPNT beras juga  telur, sekarang gak dapat lagi karena atm saya hilang."

Sementara itu, PPTK kecamatan Rajeg Maulana, saat di konfirmasi via tlp oleh awak media bantenNet.com mengatakan dirinya akan menanyakan terlebih dahulu ke pihak pendamping Desa dan ketua kelompok.

" Iya mas  nanti saya tanyakan terlebih dahu kepihak pendamping desanya, dan besok atau nanti malam  saya hubungi mas kembali." ucapnya.

Sampai berita ini di tayangkan belum mendapatkan informasi dan keterangan selanjutnya dari pihak PPTK kecamatan Rajeg.

Hingga berita ini di tayangkan pihak PPTK kecamatan Rajeg belum juga memberikan penjelasanya terkait kartu KPM PKH yang hilang.

> abt/ldn

TerPopuler