PT.EDS Gandeng DPK GMDM Adakan Penyuluhan P4GN

PT.EDS Gandeng DPK GMDM Adakan Penyuluhan P4GN

Feb 24, 2020, February 24, 2020

BantenNet.com - KABUPATEN TANGERANG - Dalam upaya memerangi peredaran Narkoba dan obat - obatan terlarang saat ini terus digalakkan, baik di tingkatan satuan kepolisian maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para tenaga kerja pada perusahaan yang ada di Kabupaten Tangerang

Baru-baru ini Badan Narkotika Kabupaten (BNK) melalui Bakornas DPK. Garda Mencegah Daripada Mengobati (GMDM) melakukan tes urine pada PT.EDS Balaraja, sebanyak 50 orang karyawan yang terpilih secara acak melakukan tes urine tersebut

Menurut informasi hal tersebut  berdasarkan permintaan pimpinan perusahaan PT.EDS serta Serikat pekerja,juga pihak kepolisian Sektor Balaraja

PT. EDS manufacturing Indonesia, atau yg lebih pamiliar disebut PT. PEMI, merupakan pelopor WARNING HARNES pembuatan Kabel Body Mobil.

Perusahaan ini berdiri tahun 1989 yang berlokasi di Jln. Raya Serang kilo meter 24 Balaraja, sebagai anak perusahaan YAZAKI yang dimiliki perusahaan Jepang.
Warning Harnes adalah kumpulan satu atau lebih Wire dengan beberapa Part mengalirkan listrik

Sebelumnya, kata Agus Karyanto pada pertengahan Januari 2020 saja dari data yang diperoleh dari Satresnarkoba Polresta Tangerang berhasil mengungkap 47 kasus dan 58 pelaku Narkoba di Kabupaten Tangerang.

“Diantaranya, ada yang Residivis, anak sekolah, wanita, remaja dan orang dewasa. Bahkan ada yang mayoritas berada di usia 18 - 50 tahun dengan berbagai profesi,” ungkapnya.

Lanjut Agus,, dari data yang diperoleh saat ini terhitung pada 1-16 Februari 2020, Satresnarkoba Polresta Tangerang berhasil mengungkap 17 kasus dan 18 pelaku penyalahgunaan Narkoba.

Selanjutnya ia menyebutkan, Narkoba saat ini sudah masuk ke perusahaan - perusahan serta Desa - desa hingga daerah terpencil di Kabupaten Tangerang,"tegasnya

“Oleh karena itu mari sama - sama kita jaga dan persempit ruang gerak pengedar Narkoba serta obat -bobatan terlarang supaya mereka tidak memiliki ruang dan pasar untuk melakukan aksinya,"tandasnya.

Menyikapi hal ini, kata L.Agus Karyanto mengajak seluruh perusahaan di Kabupaten Tangerang, Dinas Tenaga Kerja, jajaran Polresta Tangerang akan terus berupaya meningkatkan pembinaan dan penyuluhan.

Sementara dalam sambutannya, Perwakilan perusahaan PT.EDS mengungkapkan ada beberapa point yang sudah ditandatangani antara pihak PT.EDS, Disnaker dan GMDM, Kabupaten Tangerang, yang salah satu isinya tentang pendampingan terhadap orang-orang atau korban penyalah gunaan Narkoba dilingkungan perusahaan," ujar

“Kita akan sangat mendukung Deputi Pemberantasan Narkoba, di Kabupaten Tangerang, serta siap memberikan informasi tindak penyalahgunaannya,jika ada yang mencoba masuk ke perusahaan.

Kemudian, lanjutnya, pengungkapan dan penindakan terhadap segala bentuk kasus penyalahgunaan Narkoba akan terus dilakukan.

“Kita awali dari menjaga anak dan keluarga kita agar tidak mencoba dan  menggunakan Narkoba dan obat - obatan terlarang. Karena dampak penyalahgunaannya dapat mempengaruhi sistem saraf dan jaringan otak bisa rusak,” pungkasnya.

Koordinator kegiatan tes urine BNK Kabupaten Tangerang H.Elly mengungkapkan, ia akan melaksanakan kegiatan ini ke semua SKPD, Perusahaan - perusahaan yang ada,"ujarnya

“Kita juga sudah mengagendakan beberapa OPD, dan saat ini masih kita koordinasikan agar hal ini cepat dilaksanakan,” ucapnya.

Menurut iniformasi, hasil dari tes urine yang dilakukan akan diperkirakan akan rekomendasi untuk perpanjangan kontrak para karyawan yang telah ada. Tidak hanya itu hal ini juga dilakukan BNK dan GMDM untuk mengantisipasi adanya karyawan yang terlibat barang haram tersebut,"tegasnya

H Elly mengatakan, upaya dalam pencegahan peredaran barang haram tersebut akan terus dilakukan oleh pihaknya. “Itu sudah menjadi komitmen kita, untuk sama-sama memerangi narkoba. Terkait ke depannya kita akan terus koordinasi dengan segala pihak,"pungkasnya mengakhiri

> ari

TerPopuler