Bupati Tangerang Dampingi Mensos Juliari P Batubara meninjau pencairan bantuan sosial Tunai di Curug, Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang Dampingi Mensos Juliari P Batubara meninjau pencairan bantuan sosial Tunai di Curug, Kabupaten Tangerang

Senin, April 27, 2020, April 27, 2020
Poto; Istimewa

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai menyalurkan bantuan sosial tunai (d/h bantuan langsung tunai) kepada warga yang terdampak Covid-19.

Pada Senin (27/4/2020), Menteri Sosial, Juliari Batubara, meninjau pembagian BST di Kantor Pos Curug, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kemensos, Juliari menjelaskan, bantuan yang diberikan pemerintah ini merupakan wujud negara hadir di tengah - tengah masyarakat.
Untuk itu, setiap warga yang sudah terverifikasi terdampak Covid-19 mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 600 ribu per keluarga per bulan.

Bantuan tersebut akan disalurkan selama 3 bulan berturut-turut yang nantinya akan dibagikan langsung ke setiap rumah warga.

"Pertama via PT Pos terutama untuk penerima manfaat yang tidak punya rekening di bank, tapi selebihnya langsung dari rumah ke rumah supaya tertib," ujar Mensos.

Sebayak 102.727 warga Kabupaten Tangerang yang terdampak Covid-19 mendapatkan BST dari Kemensos.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program jaring pengaman sosial sesuai dengan Keputusan Menteri Sosial Nomor 54/HUK/2020 tentang Pelaksanaan Bantuan Sosial Sembako dan Bantuan Sosial Tunai Dalam Penanganan Dampak Covid -19.

Jumlah penerima BST di Provinsi Banten sebanyak 343.269 KPM, tersebar di enam Kabupaten/Kota.
Sedangkan untuk Kabupaten Tangerang sejumlah 102.727 KPM.
Usulan daerah 74.155 KPM

Untuk Kecamatan Curug sejumlah 799 KPM tersebar pada tujuh Desa/kelurahan.

Juliari juga menjelaskan, bahwa bantuan yang diberikan itu tidak akan merata ke seluruh masyarakat di Kabupaten Tangerang, karena Pemerintah memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang benar - benar membutuhkan.

"Ini perlu ditekankan dan diberikan arahan serta penjelasan, jadi bisa 1 RW isinya 100 (keluarga) yang dapat 20 KK  bisa.

Karena memang datanya kita terima seperti itu, jadi gak mungkin semuanya dapat," kata Juliari.

"Kalau sudah terima PKH kita hilangin, yang terima kartu sembako kita hilangkan juga. Jadi Non - PKH dan sembako, enggak ada COVID-19 juga dapat," lanjutnya.

Dan yang pasti BST kepada masyarakat disalurkan melalui Himpunan Bank Negara (HIMBARA) dan PT POS Indonesia, itu juga bagi mereka yang tidak memiliki rekening di bank anggota Himbara seperti BNI, Mandiri, BRI dan BTN,"pungkasnya

> ari

TerPopuler