Cuma Bisa 15 APBD Dicairkan, Sedangkan Pengadaan Barang-Jasa dan Hibah Ditunda

Cuma Bisa 15 APBD Dicairkan, Sedangkan Pengadaan Barang-Jasa dan Hibah Ditunda

Minggu, April 19, 2020, April 19, 2020
Cuma Bisa 15 APBD Dicairkan, Sedangkan Pengadaan Barang-Jasa dan Hibah Ditunda
Poto ; Zaki Iskandar Bupati Tangerang

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Pasca merebaknya wabah penyakit akibat virus Corona yang mematikan, mengakibatkan terjadinya gejala defisit anggaran dan turunnya daya beli masyarakat yang juga  mempengaruhi perekonomian Nasional dan berimbas ke Daerah.

Dalam keterangannya Bupati Tangerang H. A Zaki Iskandar terpaksa memangkas sejumlah anggaran  APBD yang sudah ditetapkan, sehingga hanya 15 item yang bisa dicairkan,"ujar

Dalam suratnya yang bersifat sangat penting tersebut H. A Zaki Iskandar menginstruksikan kepada Pelaksana Pengelolaan Keuangan Daerah (PPKD) selaku Bendahara Umum Daerah, hanya dapat menandatangani atau mencairkan sebanyak 15 item SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana).

Ke 15 item anggaran itu, yakni :  1.) Belanja gaji dan tunjangan ASN
2.) Belanja gaji dan tunjangan KDH dan WKDH
3.) Belanja gaji dan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD
4.) Belanja TPP - ASN
5.) Belanja honorarium non PNS (selain honoarium tim kerja non PNS)
6.) Belanja honoarium RT, RW, 7.) Belanja honoarium kader Posyandu
8.) Belanja honorarium guru ngaji dan pemularasan (pengurus -Red) jenazah
9.) Belanja sertifikasi dan non sertifikasi
10.) Belanja DAK fisik dan nonfisik kesehatan dan pendidikan
11.) Belanja bidang kesehatan 12.) Belanja operasional persampahan.

Berarti dalam Surat Bupati Tangerang tertanggal, bernomor : 900/1309-BPKAD yang ditandatangani langsung oleh H. A  Zaki Iskandar itu, disebutkan meskipun kegiatan APBD Kabupaten Tangerang Tahun 2020 sudah diproses dan sudah memiliki kontrak kerja, namun proses pekerjaan pengadaan barang dan jasa termasuk pemberian Hibah dan Bantuan Sosial(Bansos) di Kabupaten Tangerang tidak dapat dilaksanakan terlebih dahulu

Tak lain penyebabnya dikarenakan, telah terjadi gejala Defisit Anggaran dan turunnya daya beli masyarakat yang mempengaruhi perekonomian Nasional, yang membuat Pemerintah Kabupaten Tangerang harus melakukan kebijakan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020 kembali

Dengan terbitnya Surat tersebut sekaligus menindaklanjuti tentang Surat Keputusan Bersama Nomor : 177/KMK.07/2020 Tentang Percepatan Pencegahan, Penanganan dan Penanggulangan Covid-19.

Surat Bupati Tangerang H. A Zaki Iskandar tentang Penundaan Pelaksanaan Seluruh Kegiatan Pembangunan di wilayah Kabupaten Tangerang dan ditujukan kepada Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, dan Kepala Lembaga Teknis Daerah.

Intinya dalam Surat Bupati, yang sangat penting dan digaris bawahi adalah :  Pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran, untuk fokus dan memprioritaskan pencairan anggaran pada Percepatan Pencegahan, Penanganan wabah virus Corona atau Covid-19 terlebih dahulu.

Maka dengan terfokusnya perealisasian APBD untuk kegiatan yang berkaitan langsung dengan Pelaksanaan Pencegahan, Penanganan dan Penanggulangan bencana wabah penyakit Covid-19, Seluruh pengadaan barang dan jasa serta Dana Hibah, Bansos dihentikan untuk sementara.

>ari

TerPopuler