Di Rumah Sakit Swasta Tangerang, Ada Yang Melayani Tes Cepat secara"Drive Thru"

Di Rumah Sakit Swasta Tangerang, Ada Yang Melayani Tes Cepat secara"Drive Thru"

Jumat, April 17, 2020, April 17, 2020
Di Rumah Sakit Swasta Tangerang, Ada Yang Melayani Tes Cepat secara"Drive Thru"
Poto ; Istimewa RS Awal Bros


BantenNet.comKABUPATEN TANGERANG - Primaya Hospital, sebuah Rumah Sakit swasta di Kota Tangerang, membuka Program Drive Thru untuk tes cepat (Rapid test) Covid-19.

Menurut keterangan  Head Marketing Primaya Hospital Tangerang, Deassy Putriyani Marbun mengatakan, kepada BantenNet.com, program tersebut sudah dimulai pada 11 April 2020 lalu dan hingga kini terus diserbu banyak peminat," ujarnya

Saat ini jatah untuk program layanan buat orang yang menunggu di mobil (Drive Thru) tes cepat tersebut dibatasi hanya sampai 40 orang per hari.

"Kami buka dari Senin sampai Sabtu dari jam 08.00-16.00 WIB," ujar Deassy (15/04/2020).

Deassy juga menjelaskan,untuk metode tes cepat itu dikenal sebagai pendeteksi dini gejala Covid-19 (Corona) dengan melihat dari reaksi kekebalan tubuh manusia itu sendiri," ucapnya

"Sebagai contoh kalau memang orang tersebut sudah terpapar virus maka akan terbentuk antibodi dengan sendirinya, Nah.. ini yang akan kita dilihat," tutur dia.

Agar bisa cepat mendapat hasil tes model Drive Thru tersebut, peserta musti mendaftarkan diri  sehari sebelum pelaksanaan tes dan siap berebut slot dengan peserta lainnya," terangnya

Sedangkan untuk biaya tes cepat Covid-19 itu memang dipatok dengan tarif Rp 299.000 dan peserta akan mendapat nomor registrasi dan saran kedatangan peserta menuju tempat tes,"jelas Deassy

Untuk tempat Drive Thru sendiri berada di Rumah Sakit Awal Bros yang sedang dalam proses perubahan nama menjadi Primaya Hospital," paparnya

"Drive Thru Rapid Test dilakukan di lobby rumah sakit kami," ujar Deassy.

Sementara itu Rusadim Ijam atau yang lebih akrab dengan sebutan Ladien Berto selaku pengamat dan pemerhati perkembangan wabah Covid -19 menuturkan,"Sekedar catatan soal Rapid Test atau tes cepat merupakan teknik pengetesan keberadaan antibodi terhadap pada diri seseorang dari serangan kuman dalam tubuhnya," ujarnya

Adapun hasil tes cepat tak boleh dan tak bisa digunakan secara mandiri untuk mengonfirmasi keberadaan atau ketiadaan infeksi virus Corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di dalam tubuh,"jelas Ladien

Sedangkan untuk mengonfirmasi keberadaan ada dan tidaknya virus Corona secara akurat dalam tubuh seseorang harus pula dilakukan Test Swab dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction)," ungkap Ladien

Hasil tes dari Rapid Test adalah Reaktif (ada reaksi terhadap keberadaan antibodi) atau non-Reaktif (tidak ada reaksi terhadap keberadaan antibodi).

Dan kemudian jika nanti anda sempat membaca hasil Rapid Test adalah positif atau negatif, harus dimaknai sebagai positif atau negatif terhadap keberadaan antibodi dalam tubuh, bukan positif atau negatif terhadap keberadaan virus Corona penyebab Covid -19,"
pungkasnya

> ari

TerPopuler