Kecamatan Sepatan ada 950 KK Dapat Bansos Kemensos Dan Mulai Di Cairkan

Kecamatan Sepatan ada 950 KK Dapat Bansos Kemensos Dan Mulai Di Cairkan

Selasa, April 28, 2020, April 28, 2020
Kecamatan Sepatan ada 950 KK Dapat Bansos Kemensos Dan Mulai Di Cairkan
Poto ; Camat Sepatan Kepala Desa Mekar Jaya Berpose Bersama Dengan Penerima Bantuan Dan Pak Pos

BantenNet.com , KABUPATEN TANGERANG - Pemerintah Pusat telah menggelontorkan anggaran ratusan triliun untuk penanggulangan dampak ekonomi dari wabah Covid-19.(Coronavirus)

Dari data yang diterima BantenNet.com, untuk Bansos -Kemensos BLT tahap 1 (pertama) penyalurannya melalui Kantor Pos

Untuk Kecamatan Sepatan ada 950 KK:

1. Karet                          213
2. Kayu Agung                44
3. Kayu Bongkok          126
4. Mekar Jaya               125
5. Pisangan jaya           140
6. Pondok Jaya             112
7. Sepatan                        59
8. Sarakan                       131

Dalam pernyataannya Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial,  Pepen  Nazaruddin, mengatakan Pemerintah Daerah harus aktif memverifikasi dan memperbarui data penerima bansos yang terdampak Covid-19.
"Karena kewenangan pembaruan data ada pada pemerintah Kota dan Kabupaten,” jelas Pepen.

Pepen juga mengatakan, bahwa data penerima bantuan sosial harus sesuai Nama dan Alamat, serta berbasis Nomor Induk Kependudukan.

"Penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial dilakukan berdasarkan data yang diperoleh dari masing-masing Pemerintah Daerah,"terangnya.

Dalam hal ini Kementerian Sosial memiliki 3 jenis Bansos Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi keluarga miskin dan rentan yang terdampak Covid-19.

Yaitu bantuan sosial Reguler, bantuan sosial Khusus, dan bantuan Tanggap Darurat. Berikut rincian program bansos tersebut.

(1) Bantuan Sosial Reguler:

# Program Keluarga Harapan (PKH)

- Nilai anggaran Rp 37,4 triliun
- Target sasaran yang semula 9,2 juta KPM (keluarga penerima manfaat) ditingkatkan menjadi 10 juta KPM
- Indeks bantuan ditingkatkan dan yang semula disalurkan per 3 bulan, kini disalurkan setiap bulan (April - Desember)

# Program Sembako (Bantuan Pangan Non Tunai/BPNT)

- Nilai anggaran Rp 43,6 triliun
- Target sasaran diperluas dari 15,2 juta KPM menjadi 20 juta KPM
- Indeks bantuan ditingkatkan dari Rp 150 ribu menjadi Rp 200 ribu

(2) Bantuan Sosial Khusus:

# Bantuan Sosial Sembako untuk DKI

- Nilai anggaran Rp 2,3 triliun
- Target sasaran 1,3 juta KK bagi warga terdampak Covid-19
- Bantuan senilai Rp 600 ribu per keluarga per bulan
- Disalurkan selama 3 bulan mulai April 2020

# Bantuan Sosial Sembako untuk Bodetabek

- Nilai anggaran Rp 1,08 triliun
- Target sasaran 600 ribu KK bagi warga terdampak Covid-19 di Bodetabek
- Bantuan senilai Rp 600 ribu per keluarga per bulan
- disalurkan selama 3 bulan mulai April 2020

Pepen juga menambahkan untuk :

# Bantuan Sosial Tunai untuk di Luar Jabodetabek

- Nilai anggaran Rp 16,2 triliun
- Target sasaran 9 juta KK bagi warga terdampak Covid-19 yang tidak menerima bantuan PKH dan program sembako
- Bantuan senilai Rp 600 ribu per keuarga per bulan
- Disalurkan selama 3 bulan

(3) Bantuan Tanggap Darurat Kemensos:

# Bantuan Sosial Sembako dan Makanan Siap Saji Kemensos bagi Warga DKI

- Nilai anggaran Rp 45 miliar
- Penyaluran 300 ribu paket sembako bagi warga terdampak Covid-19 senilai Rp 200 ribu per paket
- Telah disalurkan Kemensos sejak 7 April 2020

# Bantuan Santunan Kematian

- Nilai anggaran Rp 15 miliar
- Diberikan kepada keluarga ahli waris yang meninggal karena Covid-19
- Indeks bantuan senilai Rp 15 juta per jiwa

Santunan akan diberikan setelah Kementerian Sosial melakukan Asesment terhadap korban meninggal karena Covid-19.

Misalnya, saja diperlukan Surat Keterangan Medis dari Rumah Sakit bahwa korban meninggal memang korban COVID-19," ujarnya

Selain itu, dalam penyaluran santunan kematian juga disertakan Surat keterangan dari Pemerintah Daerah setempat (Dinas Sosial),"pungkasnya.

> ari/ldn

TerPopuler