Nyaman Puluhan PKL Jualan Di Trotoar, Berikan Iuran Bulan Pada Oknum RT/RW

Nyaman Puluhan PKL Jualan Di Trotoar, Berikan Iuran Bulan Pada Oknum RT/RW

Selasa, Mei 05, 2020, Mei 05, 2020
Nyaman Puluhan PKL Jualan Di Trotoar, Berikan Iuran Bulan Pada Oknum RT/RW
Photo: Susana Pedang Kaki Lima Di Depan SMKN2

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Sesuai Perda Nomer 20 tahun 2004 tentang ketertiban umum, PKL tidak boleh berjualan sembarangan, karena mengganggu ketentraman dan ketertiban umum.

Dari hasil pantauan masih ada sejumlah pedagang yang membandel menjajakan dagangannya meskipun peraturan daerah melarang berjualan sembarangan apalagi berjualan di trotoar jalan 

Diduga Adanya iuran yang mesti dibayarkan ke pihak RT/RW, ditengarai jadi hal yang membuat pedagang kaki lima (PKL) dapat berjualan dengan nyaman di trotoar sekitar jalan raya Mauk tepatnya depan kantor PLN.

Saban hari,Di bantaran tanah milik pemirintah (PU) di jalan raya mauk jadi tempat para PKL menjajakan dagangannya. 

Lokasi itu terbilang cukup strategis. Letaknya berada di pinggir jalan tempat lalu lalang warga yang melewati Jalan Raya Mauk.

Salah satu pedagang yang enggan menyebutkan namanya saat di temui awak media Senin, (4/5) mengatakan, dirinya membayar iuran perbulan sebesar Rp. 350.000 ada juga yang membayar Rp.500.000 kepada oknum RT/RW.

"Aman  bang jualan di sini kan kita bayar perbulanya, biasanya pak RT nya juga suka nongkrong di sekitar sini jadi kita aman jualanya," pungkasnya.

Saat ingin di temui oleh awak media oknum RT tersebut tidak ada di lokasi.

>abt/mg6/mg8

TerPopuler