Satpol PP Kabupaten Tangerang Tutup Paksa Toko Pakaian di Tigaraksa

Satpol PP Kabupaten Tangerang Tutup Paksa Toko Pakaian di Tigaraksa

Jumat, Mei 22, 2020, Mei 22, 2020
Satpol PP Kabupaten Tangerang Tutup Paksa Toko Pakaian di Tigaraksa
Photo ; Pol PP Kabupaten Tangerang Saat Menertibkan Pasar Tigaraksa

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Satuan Polisi Pamong Praja  (Satpol PP) Kabupaten Tangerang menutup paksa toko pakaian di kp gudang desa pasir nangka kecamatan tigaraksa karena dianggap mengabaikan protokol covid-19 yang telah ditetapkan, jalan aria santika tigaraksa, jumat (22/05/2020).

Satpol pp Kabupaten Tangerang menurunkan 2 tim yaitu tim patroli dan tim usaha yang berjumlah 31 personil dipimpin langsung Kabid Gakda Sumartono.

Dalam keterangannya kepada BantenNet.com, Kabid Gakda Sumartono menjelaskan malam ini kami melakukan patroli dengan menurunkan 2 tim, patroli dan usaha berjumlah 31 personil, malam ini juga kami menutup sementara toko pakaian tanpa nama yang dianggap mengabaikan protokol covid-19 yang telah ditentukan.

Satpol PP Kabupaten Tangerang Tutup Paksa Toko Pakaian di Tigaraksa
Photo : Sat Pol PP Kabupaten Tangerang

"Sementara kami tutup toko pakaian tersebut, kami mengundang pemilik toko pakaian tersebut datang ke kantor satpol pp kabupaten tangerang dengan membawa dokumen dan legalitas tentang usaha tersebut," paparnya

Kemudian ditambahkan dalam PSBB jilid 3 di kabupaten tangerang toko pakaian di izinkan untuk buka akan tetapi protokol kesehatannya harus di ikuti, seperti menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, serta memakai masker.

Sementara itu Kasatpol PP Bambang Mardi Sentosa mengatakan Sesuai perbup 31 tahun 2020 bahwa semua jenis usaha yang dikecualikan boleh beroperasi wajib memiliki protokol cegah kerumunan dan APD pengelola dan pengunjung yang ketat dan melakukan pengukuran suku tubuh, hand sanitizer serta mengatur physical distancing 1 sampai dengan 2 meter,  Sehingga pihak pengelola usaha wajib mentaatinya secara ketat.

"Jika tidak patuh Pol PP akan langsung segel sesuai perda no 20 th 2004 tentang ketertiban umum," tegasnya.

Kemudian ditambahkan dalam PSBB jilid 3 di kabupaten tangerang toko pakaian di izinkan untuk buka akan tetapi protokol kesehatannya harus di ikuti, seperti menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, serta memakai masker.

Sementara itu salah satu warga kp gudang desa pasir nangka yang juga mengatur ketertiban dan keamanan toko tersebut, Revi, mengatakan kami hanya mengais rejeki dari pengunjung yang datang ke toko tapi memang tentang protokol covid-19 kurang kami perhatikan.

"Kami jaga parkiran dan menjaga keamanan di sekitar toko ini kang, pemilik toko pakaian ini adalah biasa dipanggil Uda tinggalnya di karawaci," pungkasnya.

> mg7

TerPopuler