DPPP di Anggap Berbohong Terkait Kegiatan SAB Yang di Pindahkan, Warga Kp Leungsir Tetap Menuntut
Photo : Warga RT. 003/01 saat memberikan keterangan.

BantenNet.com
, KABUPATEN TANGERANG - Warga kampung Leungsir RT 003/01 desa Munjul kecamatan solear terkait SAB yang dipindahkan tetap menuntut pihak Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman (DPPP) kabupaten tangerang untuk tetap mengadakan kegiatan Sarana Air Bersih (SAB) dilingkungannya, Kamis (15/07/2021).

Peristiwa yang terjadi di bulan Desember tahun 2020 ini berawal dari kegiatan SAB yang diperuntukan lingkungan RT 003/01 desa Munjul kecamatan solear hasil dari Musrenbang tahun 2019, kegiatan yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2020 dengan anggaran Rp 173.923.000, akan tetapi kegiatan tersebut kini telah di alihkan ke lingkungan RT 004/01 kampung Leungsir desa Munjul kecamatan solear.

DPPP di Anggap Berbohong Terkait Kegiatan SAB Yang di Pindahkan, Warga Kp Leungsir Tetap Menuntut
Photo : SAB yang seharusnya milik warga Rt. 003/01, kini jadi milik warga Rt. 004/01.

Sebelumnya diketahui warga kampung Leungsir RT 003/01 dijanjikan akan mendapatkan kegiatan SAB ditahun 2021 setelah kegiatan pokok pikiran anggota DPRD kabupaten Tangerang di selesaikan sebagai pengganti SAB yang dipindahkan ke lingkungan RT 004/01, akan tetapi tunggu punya tunggu kegiatan SAB yang diharapkan tak kunjung datang.

Salah seorang warga RT 003/01, Rawi, yang di dampingi warga sekitar kepada BantenNet.com mengatakan kami merasa dibohongi oleh pihak dinas perkim (DPPP) yang telah menjanjikan lingkungan kami Akan dibangun SAB sebagai pengganti SAB yang telah dipindahkan ke RT 004/01, kenapa belakangan kami mendengar kegiatan tersebut tidak ada dan tidak akan terealisasikan saat ini, kenapa lokasi sudah di ukur dan kami warga dimintakan KTP dan Kartu keluarga bahkan pemilik tanah sudah memperlihatkan sertifikat tanahnya.

"Kami sebagai warga RT 003/01 tidak mau tahu pokoknya kegiatan tersebut harus ada sekarang dan kami tidak mau di undur undur dengan alasan apapun, seenaknya saja orang dinas memindahkan lokasi kegiatan tanpa kami dilibatkan, apa kami harus laporkan hal ini kepada Bupati Tangerang pak Zaki, biar oknum oknum yang bermain saat dipindahkannya kegiatan SAB milik kami ke lingkungan RT 004/01 ditatar oleh beliau,"tegasnya.

Sementara itu Mak Ami mengatakan apa orang dinas ga kasihan sama warga disini, kami ga punya air, kami hanya andalkan sumur tua yang ada.

"Tolong bantu kami pak Bupati warga kp leungsir RT 003 /01 nteu boga ca'i (tak punya air, red),"harapnya.

Sekdis DPPP, H Ubaidillah, saat dihubungi mengatakan terkait pemindahan lokasi kegiatan SAB tersebut nanti akan dibicarakan dengan PPTK nya.

"Terkait hal tersebut kami akan bicarakan dengan PPTK nya, sementara kondisi sekarang sedang PPKM Darurat, Pandemi Covid-19 masih belum berakhir,"pungkasnya saat dihubungi via WhatsApp.

> yan